Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Mencapai Titik Terendah dalam Satu Bulan ditengah Penguatan Dolar
Monday, 11 November 2024 23:15 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas jatuh ke titik terendah dalam sebulan karena para pedagang mencatat keuntungan setelah minggu yang bergejolak yang menyebabkan harga berfluktuasi setelah kemenangan pemilihan presiden Donald Trump dan pemotongan suku bunga Federal Reserve.

Harga emas batangan merosot sebanyak 2,6% menjadi $2.614,14 per ons pada hari Senin, level intraday terendah sejak 10 Oktober. Itu menyusul penurunan 1,9% minggu lalu setelah kemenangan Trump memacu reli di pasar ekuitas dan greenback.

Kekuatan dalam Indeks S&P 500 dan dolar AS "sering dikaitkan dengan respons emas yang negatif karena USD dipandang bergerak lebih tinggi karena alasan yang 'baik'," tulis analis Deutsche Bank Michael Hsueh dalam sebuah catatan.

Baik posisi spekulatif maupun aliran dana yang diperdagangkan di bursa telah berubah menjadi kurang mendukung, dengan posisi spekulatif telah mencapai puncaknya pada pertengahan September dan sekarang jatuh ke level yang mirip dengan yang terjadi pada bulan Agustus ketika emas diperdagangkan sekitar $2.400, Hsueh mencatat.

Manajer dana lindung nilai telah memangkas taruhan bullish pada emas ke level terendah 12 minggu, data terbaru dari Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas menunjukkan.

Sementara emas mungkin mendapat keuntungan dari permintaan sebagai lindung nilai terhadap tekanan inflasi yang diakibatkan oleh kebijakan Trump, ekonom Wall Street sekarang melihat lebih sedikit pemotongan Fed daripada yang mereka lakukan sebelum pemilihan, yang merupakan hal negatif bagi logam tersebut.

Emas batangan telah naik sekitar 30% tahun ini karena langkah Fed untuk melonggarkan kebijakan moneter dan meningkatnya risiko geopolitik dan ekonomi mendorong permintaan safe haven. Itu juga melihat dukungan dari pembelian bank sentral.

Hsueh dari Deutsche Bank tetap optimis terhadap emas dalam jangka panjang "karena fitur inti dari reli emas kemungkinan akan tetap ada. Tingkat akumulasi bank sentral yang lebih tinggi menekan konsumsi perhiasan."

Harga emas spot turun 2,4% menjadi $2.620,98 per ons pada pukul 10:15 pagi waktu New York. Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 0,6%. Perak dan paladium turun sementara platinum naik tipis.

Ekuitas emas juga anjlok, dengan Agnico Eagle Mines Ltd. turun sebanyak 6,1% dan AngloGold Ashanti Plc turun sebanyak 9%. (Arl)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS